0812-3083-549

pt.trijayaabs@gmail.com

Ruko KIG B.9-B10

Indonesia, Gresik

Mon-Fry 8.00-17:00

Sat-Sun CLOSED

Mon-Fry 8.00-17:00

Sat-Sun CLOSED

0812-3083-549

pt.trijayaabs@gmail.com

Ruko KIG B.9-B10

Indonesia, Gresik

Strainer: Fungsi, Jenis, dan Aplikasinya dalam Sistem Pipa

Strainer: Fungsi, Jenis, dan Aplikasinya dalam Sistem Pipa

Dalam sistem perpipaan industri, kebersihan aliran fluida merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja dan umur pakai peralatan. Salah satu komponen yang berfungsi menjaga kebersihan aliran adalah strainer.

Strainer adalah alat penyaring mekanis yang dipasang pada jalur pipa untuk menangkap kotoran, kerak, partikel padat, atau benda asing yang terbawa dalam aliran cairan maupun gas. Dengan adanya strainer, pompa, valve, dan instrumen lain terlindungi dari kerusakan akibat kontaminan.

1. Fungsi Utama Strainer

  • Menyaring Kotoran
    Menangkap partikel padat agar tidak masuk ke pompa, kompresor, atau valve.

  • Melindungi Peralatan
    Mengurangi risiko kerusakan dan memperpanjang umur peralatan industri.

  • Meningkatkan Efisiensi Sistem
    Aliran lebih stabil karena bebas dari sumbatan partikel asing.

  • Menurunkan Biaya Perawatan
    Mencegah kerusakan besar yang bisa menimbulkan downtime dan biaya tinggi.


2. Jenis-Jenis Strainer

Beberapa tipe strainer yang umum digunakan:

  • Y-Strainer
    Bentuk seperti huruf Y, cocok untuk sistem pipa dengan ruang terbatas.

  • Basket Strainer
    Memiliki saringan berbentuk keranjang, ideal untuk aliran dengan volume kotoran lebih besar.

  • T-Strainer
    Desain berbentuk T, digunakan pada aplikasi dengan kebutuhan saringan lebih besar.

  • Temporary Strainer (Cone/Plate Strainer)
    Sementara, biasanya dipasang saat commissioning atau pengujian sistem.


3. Aplikasi Strainer di Industri

  • Industri Minyak & Gas → Melindungi pompa dan kompresor dari partikel padat.

  • Sektor Kimia & Petrokimia → Menyaring kotoran pada cairan kimia bertekanan tinggi.

  • Sistem HVAC → Menjaga kebersihan air pendingin.

  • Pengolahan Air & Limbah → Menyaring partikel padat dari aliran air.

  • Industri Pangan & Farmasi → Menjamin fluida tetap bersih dan higienis.


4. Hubungan Strainer dengan Material Pipa

Keberhasilan penggunaan strainer sangat bergantung pada kualitas material pendukung seperti pipa, flange, dan fitting. Strainer harus dipasang pada sistem dengan material yang kuat dan sesuai standar tekanan.


5. TABS – Supplier Material Industri dan Konstruksi

Sebagai supplier material industri terpercaya, PT Trijaya Anugrah Bina Steel (TABS) menyediakan kebutuhan sistem perpipaan yang lengkap:

  • Pipa Baja (carbon steel, stainless steel, mild steel)

  • Flange (PN16, PN40, ANSI, JIS, DIN)

  • Fitting Pipa: elbow, reducer, tee, coupling, dan lainnya

  • Plat Baja & Alloy Material untuk kebutuhan khusus

Dengan stok ready di gudang Surabaya, Gresik, dan Jakarta, TABS mendukung kebutuhan material untuk proyek industri maupun konstruksi di seluruh Indonesia.

Kesimpulan

Strainer adalah komponen vital dalam sistem pipa untuk melindungi peralatan dan menjaga efisiensi operasional. Jenisnya beragam, mulai dari Y-strainer, basket, hingga temporary strainer, dan pemilihannya harus disesuaikan dengan kondisi sistem.

Untuk sistem pipa yang lebih handal, gunakan material berkualitas dari TABS.

📞 Hubungi Kami:

TABS – Pusat Material Pipa, Flange, dan Fitting Terpercaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *