0812-3083-549

pt.trijayaabs@gmail.com

Ruko KIG B.9-B10

Indonesia, Gresik

Mon-Fry 8.00-17:00

Sat-Sun CLOSED

Mon-Fry 8.00-17:00

Sat-Sun CLOSED

0812-3083-549

pt.trijayaabs@gmail.com

Ruko KIG B.9-B10

Indonesia, Gresik

Pressure Switch: Fungsi, Cara Kerja, dan Aplikasi Industri

Pressure Switch: Fungsi, Cara Kerja, dan Aplikasi Industri

Dalam dunia industri modern, menjaga kestabilan tekanan adalah hal yang sangat penting untuk memastikan keamanan dan efisiensi operasional. Salah satu instrumen kunci yang berperan besar dalam proses ini adalah pressure switch.

Pressure switch adalah perangkat elektrik yang dirancang untuk memantau tekanan dalam sistem, lalu mengaktifkan atau mematikan peralatan (seperti pompa, kompresor, atau alarm) ketika tekanan mencapai batas yang telah ditentukan. Dengan perannya sebagai pengendali otomatis, pressure switch banyak digunakan di sektor konstruksi, manufaktur, hingga energi.

1. Apa Itu Pressure Switch?

Pressure switch berfungsi sebagai saklar sensitif terhadap tekanan yang mengubah sinyal tekanan fisik menjadi sinyal listrik. Alat ini bekerja dengan sensor (diaphragm, piston, atau bourdon tube) yang merespons perubahan tekanan dan memicu kontak listrik.

Ketika tekanan melampaui atau turun di bawah batas yang ditentukan, pressure switch akan secara otomatis membuka atau menutup rangkaian listrik.


2. Fungsi Utama Pressure Switch

  • Kontrol Keamanan
    Melindungi sistem dari tekanan berlebih yang bisa menyebabkan kebocoran, pecah, bahkan kecelakaan.

  • Otomatisasi
    Mengoperasikan pompa atau kompresor secara otomatis, menyalakan atau mematikan sesuai kebutuhan.

  • Efisiensi Energi
    Mengurangi konsumsi energi dengan mencegah peralatan bekerja terus-menerus tanpa diperlukan.

  • Pemeliharaan Preventif
    Membantu mendeteksi kondisi abnormal sejak dini sehingga kerusakan besar dapat dihindari.


3. Cara Kerja Pressure Switch

Proses kerja pressure switch terdiri dari tiga tahap utama:

  1. Mendeteksi Tekanan
    Tekanan dari fluida atau gas masuk ke elemen sensor (diaphragm/piston).

  2. Pemicu Mekanisme
    Gerakan sensor berubah ketika tekanan mencapai set point yang ditentukan.

  3. Mengendalikan Kontak Listrik
    Saklar menutup (ON) atau membuka (OFF), mengendalikan peralatan yang terhubung.

Contoh: pada sistem pompa air, ketika tekanan turun di bawah batas minimum, switch mengaktifkan pompa. Saat tekanan mencapai maksimum, switch mematikannya.


4. Jenis-Jenis Pressure Switch

Beberapa jenis pressure switch yang umum digunakan di industri:

  • Mechanical Pressure Switch → menggunakan mekanisme pegas dan diafragma, sederhana dan handal.

  • Electronic Pressure Switch → lebih akurat dengan output digital dan dapat diprogram.

  • Differential Pressure Switch → mengukur perbedaan tekanan antara dua titik sistem.

  • Vacuum Pressure Switch → untuk aplikasi yang membutuhkan pemantauan tekanan negatif atau vakum.


5. Aplikasi Pressure Switch di Industri

Pressure switch banyak dipakai di berbagai sektor, antara lain:

  • Industri Migas → mengendalikan pompa, kompresor, dan jalur pipa.

  • Manufaktur → memastikan sistem pneumatik dan hidrolik tetap aman.

  • Konstruksi → mendukung alat berat yang butuh tekanan stabil.

  • Sistem HVAC → mengatur kompresor pada sistem pendingin udara.

  • Instalasi Pengolahan Air → mengotomatisasi pompa agar aliran air lebih efisien.


6. Hubungan Pressure Switch dengan Material Industri

Kinerja pressure switch sangat terkait dengan kualitas material industri yang digunakan. Jika pipa, flange, atau fitting yang dipasang tidak kuat, maka pressure switch sekalipun tidak bisa bekerja optimal.

Oleh karena itu, memilih material berkualitas tinggi seperti pipa baja karbon, flange stainless steel, dan fitting presisi sangat penting untuk mendukung sistem bertekanan tinggi.


7. TABS – Solusi Material Industri dan Konstruksi

PT Trijaya Anugrah Bina Steel (TABS) adalah supplier material industri terpercaya di Indonesia. Selain memahami pentingnya perangkat seperti pressure switch, TABS menyediakan berbagai material pendukung berkualitas, antara lain:

  • Pipa Baja (mild steel, carbon steel, stainless steel)

  • Flange (standar PN16, PN40, ANSI, JIS, DIN)

  • Fitting Pipa: elbow, tee, reducer, coupling, dan lainnya

  • Plat Baja & Special Alloy untuk sistem bertekanan tinggi

Dengan gudang di Surabaya, Gresik, dan Jakarta, TABS selalu siap dengan stok ready dan pengiriman cepat untuk proyek di seluruh Indonesia.

Kesimpulan

Pressure switch adalah instrumen vital yang menjamin keamanan, otomatisasi, dan efisiensi dalam sistem industri. Baik di pompa, kompresor, maupun pabrik berskala besar, pressure switch tidak dapat dipisahkan dari operasi yang aman.

Namun, agar pressure switch bekerja maksimal, seluruh material sistem—mulai dari pipa, flange, hingga fitting—juga harus memenuhi standar internasional.

Untuk kebutuhan material industri dan konstruksi berkualitas tinggi, percayakan pada TABS.

📞 Hubungi Kami:

TABS – Supplier Material Industri dan Konstruksi Terpercaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *